Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Momentum ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
“Diskominfo mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan, termasuk melalui penyebarluasan informasi dan edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap isu perubahan iklim dan kebersihan lingkungan,” ujar Ucu.
Ia menambahkan, langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan baik, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung gerakan penghijauan perlu dilakukan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Kuningan, Nana Suhendra, menilai kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian lingkungan harus tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Menurut Nana, semangat yang diusung dalam peringatan tahun ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya peduli terhadap isu lingkungan, tetapi juga terlibat langsung melalui tindakan nyata yang dimulai dari lingkungan terdekat.
Pegawai Diskominfo Kabupaten Kuningan, Viddya Dwi Pradianty, yang ikut dalam aksi bersih lingkungan mengaku kegiatan tersebut memberikan motivasi untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam.
Ia berharap semangat menjaga lingkungan yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Diskominfo Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pelestarian lingkungan melalui penguatan komunikasi publik, edukasi masyarakat, serta penyebarluasan informasi yang mendorong terciptanya budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Kuningan. (****)












