Kang Rey mengungkapkan anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi jembatan permanen diperkirakan mencapai Rp16 miliar.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Subang akan segera melakukan koordinasi dengan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat IX guna mempercepat realisasi pembangunan.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama mendukung percepatan revitalisasi jembatan agar masyarakat terdampak segera merasakan manfaatnya.
“Siapapun yang memberikan bantuannya, yang penting masyarakat yang kena dampaknya, yang penting masyarakat mendapatkan manfaatnya,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Muara, Boby Chaerul, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat Pemerintah Kabupaten Subang dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Boby, langkah cepat Bupati Subang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga.
“Kami atas nama warga masyarakat Desa Muara sangat mengapresiasi, responsif sekali terhadap keluhan dan kepentingan masyarakat umum,” ungkapnya.
Ia juga menilai kehadiran Kang Rey membawa harapan baru bagi masyarakat karena berbagai aspirasi warga langsung mendapat respons konkret dari pemerintah daerah.
“Terjawab dan langsung dieksekusi. Salah satu yang luar biasa dari pak bupati hari ini adalah merespons keinginan masyarakat dengan cepat,” tambahnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Daerah I Setda Kabupaten Subang, Ketua TP2D, anggota DPRD Kabupaten Subang, Kepala Dinas PUPR, Kepala BP4D, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Camat Blanakan, serta unsur Forkopimcam Blanakan. (**)












