Aksi  

Aliansi BEM Subang Soroti MBG dan Infrastruktur Pendidikan

SAE/PESANJABAR
Aliansi BEM Subang menyerahkan tuntutan terkait MBG dan infrastruktur pendidikan, Senin (12/10/2026)

SUBANG.pesanjabar.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Subang menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kondisi infrastruktur pendidikan, serta akses beasiswa bagi mahasiswa. Aliansi mendesak pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026).

Koordinator Aliansi BEM Subang, Adhri Khorinendi, mengatakan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG diperlukan menyusul adanya persoalan di sejumlah dapur penyedia makanan. Ia mencontohkan kejadian di SDN 2 Cimahi, Kabupaten Subang, ketika 20 siswa disebut mengalami keracunan.

“Bagaimana pengelolaan dan evaluasi total menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan MBG. Jangan sampai kehadiran program-program seperti ini malah menjadi persoalan baru di masyarakat,” ujar Adhri.

Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

Selain MBG, Aliansi BEM Subang juga menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan di sejumlah wilayah, termasuk Legonkulon dan Blanakan. Mahasiswa menilai perbaikan fasilitas sekolah perlu menjadi perhatian pemerintah agar kebutuhan dasar pendidikan dapat terpenuhi.

Adhri menyampaikan bahwa mahasiswa mendorong adanya prioritas dalam sektor pendidikan, khususnya melalui revitalisasi dan pembangunan infrastruktur sekolah. Ia juga menyoroti persoalan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan yang dinilai membutuhkan penanganan serius dari pihak terkait.

“Dalam sektor pendidikan, kami menuntut adanya prioritas utama, bagaimana revitalisasi pembangunan infrastruktur itu harus dijalankan,” katanya.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *