GARUT.pesanjabar.com – Sabtu (8/8/2026). Polres Garut mengungkap kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Minggu (2/8/2026) dini hari. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan 21 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang diduga memiliki peran berbeda dalam aksi kekerasan tersebut.
Kasus pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 00.49 WIB di depan Warung Nasi Moro Sedap Wangi, Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Kampung Paneureusan, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler.
Pengungkapan perkara tersebut disampaikan Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers pada Sabtu (8/8/2026).
Kapolres menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban bersama lima rekannya sedang berkumpul di depan warung nasi. Saat itu, melintas sekelompok pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan menggunakan knalpot yang menimbulkan suara bising.
Korban kemudian menegur rombongan tersebut. Tidak lama kemudian, kelompok pengendara sepeda motor itu berbalik arah dan berhenti di lokasi korban bersama rekan-rekannya berkumpul.
Situasi selanjutnya berubah menjadi aksi kekerasan. Lebih dari 15 orang turun dari kendaraan dan secara bersama-sama menyerang korban menggunakan sejumlah benda, termasuk tongkat besi, balok kayu, senjata keling tangan, serta benda tumpul lainnya.
Korban Mengalami Luka Serius
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka pada bagian kepala. Luka robek pada pelipis kanan korban harus mendapatkan lima jahitan, sedangkan luka robek di bagian belakang kepala membutuhkan 15 jahitan.
Selain melukai korban, para pelaku juga diduga merusak kendaraan milik korban. Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Sebanyak 21 ABH telah diamankan dalam perkara tersebut. Mereka diduga memiliki peran berbeda, mulai dari melakukan pembacokan, pemukulan, perusakan kendaraan, hingga menjadi joki.
Polisi juga masih memburu satu orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.












