BANDUNG.pesanjabar.com – Selasa (25/8/2026). Pemerintah Kota Bandung mematangkan rencana pengembangan kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama menjadi destinasi kuliner berkelas dunia. Konsep tersebut mencakup penataan kawasan perdagangan, wisata kuliner, ekonomi kreatif, serta sejumlah ruas jalan di sekitarnya dengan skema investasi swasta.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, konsep pengembangan kawasan tersebut telah masuk dalam rencana Pemkot Bandung. Namun, realisasinya masih menunggu kepastian kesiapan pelaku usaha dan investor yang akan terlibat.
“Kalau itu memang konsepnya sudah masuk, tapi saya memang menunggu kepastian dari kesiapan para pelakunya dulu dan juga kerja sama dalam rangka pembangunan penyiapan lokasi,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (24/8/2026).
Farhan menjelaskan, pembangunan kawasan tersebut akan menggunakan skema kerja sama investasi antarswasta. Pemkot Bandung tidak menjadi pihak yang menanamkan investasi, tetapi berperan dalam penataan kawasan dan memastikan regulasi berjalan.
“Semuanya dalam format kerja sama investasi antar-swasta. Pemerintah hanya mengatur regulasinya,” katanya.
Menurut Farhan, pemerintah daerah akan menjalankan fungsi penataan dan penertiban agar kawasan tersebut memiliki lingkungan yang nyaman, tertib, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Artinya kita kembali ke fungsi penataan dan penertiban. Investasi 100 persen swasta,” ujarnya.
Farhan memastikan konsep pengembangan kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama telah disiapkan. Kedua kawasan tersebut nantinya diintegrasikan sebagai salah satu daya tarik wisata kuliner dan ekonomi kreatif Kota Bandung.













