BANDUNG.pesanjabar.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat pengamanan dengan meningkatkan patroli gabungan, mengoptimalkan pengawasan selama 24 jam melalui Command Center, serta memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi Gubernur Jawa Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Bandung Raya untuk menekan tindak kriminalitas. (23/7/2026)
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan yang dipaparkan dalam rapat koordinasi, tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan (begal), dan kejahatan lainnya terjadi hampir merata di kawasan Bandung Raya, termasuk wilayah perbatasan antardaerah.
“Karena masyarakat melihat Bandung Raya sebagai satu kawasan, maka penanganannya juga harus dilakukan secara bersama-sama,” ujar Farhan.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung akan memperkuat patroli gabungan bersama aparat kepolisian di sejumlah titik yang dinilai rawan. Patroli tersebut difokuskan sebagai langkah preventif guna menekan potensi tindak kriminal, terutama pada malam hingga dini hari.
Selain patroli, sistem pengawasan melalui dua Command Center milik Kota Bandung yang dikelola Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika juga akan dioptimalkan selama 24 jam.












