“Konsepnya sudah bagus. Nanti akan melibatkan area di Pasar Baru dan juga Pecinan Lama. Keren lah,” tutur Farhan.
Pengembangan kawasan juga akan disertai pembenahan sejumlah ruas jalan kecil di sekitar Pasar Baru pada 2027. Ruas yang akan ditata antara lain Jalan ABC, Jalan Suniaraja, Jalan Alkateri, hingga kawasan belakang Pasar Dulatip.
Farhan menyebut penataan jalan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat kawasan Pasar Baru dan sekitarnya.
“Itu akan memberikan alasan untuk kita di tahun 2027 semua jalan-jalan kecil ABC, Suniaraja, Alkateri itu jalannya akan dirapikan lagi semuanya,” katanya.
Pembenahan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung konsep wisata kuliner dan kawasan ekonomi kreatif. Penataan akan mencakup aspek akses pengunjung, lingkungan, serta aktivitas para pelaku usaha.
Setidaknya terdapat dua konsep yang disiapkan Pemkot Bandung untuk kawasan tersebut. Salah satunya adalah Pecinan Lama yang akan menjadi bagian permanen dari kawasan pengembangan.
Selain itu, terdapat konsep kawasan kuliner malam yang tetap mengedepankan kebersihan dan ketertiban lingkungan. Konsep tersebut mengusung prinsip “datang bersih, pulang bersih” agar aktivitas kuliner tidak menimbulkan persoalan sampah maupun gangguan bagi lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Pemkot Bandung juga membuka peluang penyediaan layanan transportasi khusus atau shuttle yang menghubungkan Bandara Internasional Husein Sastranegara dengan Pasar Baru dan sejumlah destinasi lainnya.
Farhan mengatakan, layanan tersebut saat ini belum tersedia. Namun, usulan penyediaannya telah ada dan Pemkot Bandung masih menunggu proposal dari sejumlah pelaku angkutan swasta.
“Belum ada, tapi usulannya sudah ada. Saya masih menunggu usulan dari beberapa pelaku angkutan swasta untuk menyediakan shuttle antara bandara dengan beberapa titik yang lain,” kata Farhan.
Menurut Farhan, layanan shuttle tersebut nantinya tidak hanya diarahkan menuju Pasar Baru. Transportasi itu juga berpotensi menghubungkan bandara dengan sejumlah kawasan wisata dan pusat aktivitas kota lainnya, termasuk kawasan Dago. (****)













