SUBANG.pesanjabar.com – Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Universitas Subang menggelar Lokakarya Program Kerja di Aula Desa Cikawung, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang (26/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan inovasi mesin perontok padi yang akan menjadi aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), disertai program digitalisasi desa, penguatan UMKM, literasi pendidikan, dan pelestarian lingkungan melalui konsep “Kampus Berdampak”.
Lokakarya dihadiri Kepala Desa Cikawung Didi Gumilar, S.H., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dadang Nurjaman, S.I.Kom., M.I.Kom., perangkat desa, kelompok tani, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKNM Kelompok 5 yang dipimpin Ketua Kelompok Reza Maeda Hermawan.
Ketua Kelompok KKNM 5, Reza Maeda Hermawan, menjelaskan bahwa seluruh program kerja disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, pemetaan potensi desa, serta pendekatan berbasis data sehingga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Mahasiswa hadir bukan hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi berupaya menghadirkan solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Reza.










