Menurutnya, identitas produk yang menarik dan promosi digital menjadi faktor penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai jual produk lokal.
Seluruh hasil rebranding kemudian diserahkan kepada pemilik UMKM Opak Abah Utim sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha. Mahasiswa juga memberikan pendampingan singkat mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi agar produk dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Melalui program tersebut, KKN Kelompok 19 berharap UMKM Opak Abah Utim memiliki identitas merek yang lebih kuat, semakin dikenal masyarakat, serta mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pemasaran berbasis digital.
Program rebranding UMKM ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Jambelaer. (**)









