Dinkes Subang Perkuat Skrining dan Pengobatan HIV Menuju 2030

SAE/PESANJABAR
Suwata Watathika saat menghadiri kegiatan finalisasi draft RAD HIV/AIDS 2026–2030 di Kantor Bapperida Subang, Kamis (05/11/2026)

SUBANG.pesanjabar.com – Kasus HIV di Kabupaten Subang mengalami peningkatan setiap tahun. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dalam memperkuat upaya pencegahan, pemeriksaan, dan pengobatan untuk menekan risiko penularan HIV hingga mencapai target penanggulangan pada 2030. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan finalisasi draft Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan dan Penanggulangan HIV (P2HIV) di Kantor Bapperida Kabupaten Subang, Kamis (05/11/2026).

Program Manager PIMS (Penyakit Infeksi Menular Seksual), HIV-AIDS, dan Harm Reduction Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Suwata Watathika, SKM., mengungkapkan bahwa Kabupaten Subang menjadi salah satu daerah prioritas dalam program penanggulangan HIV di Jawa Barat.

“Subang menjadi salah satu kabupaten/kota yang menjadi prioritas di Jawa Barat dalam program penanggulangan HIV, di mana setiap tahun kasusnya selalu naik,” ujar Suwata.

Menurutnya, peningkatan kasus tersebut turut menjadi perhatian seiring perubahan karakteristik Kabupaten Subang dari wilayah agraris menuju kawasan industri. Perubahan ini menghadirkan dinamika sosial dan kelompok ekonomi masyarakat yang beragam sehingga perlu diantisipasi dari sisi kerawanan sosial maupun risiko penularan penyakit.

“Bahwa Kabupaten Subang itu sekarang menjadi salah satu kabupaten peralihan dari yang agraris menjadi industri,” jelasnya.

Untuk mencapai target penanggulangan HIV pada 2030, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mendorong sejumlah program prioritas, mulai dari sosialisasi, edukasi, skrining, hingga pemeriksaan terhadap kelompok sasaran.

Laman: 1 2

Exit mobile version