Dekan FKIP USKM Ajak KKG Kejaksan Hasilkan Karya Nyata

Dekan FKIP USKM, Dr. Arip Amin, menyampaikan materi kepemimpinan adaptif dan kolaboratif kepada guru KKG Gugus 1 Kejaksan di SDN Kartini 2 Kota Cirebon, Kamis (15/10/2026)

Sebagai Dekan FKIP USKM sekaligus dosen Program Pascasarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UI BBC, Arip melihat komunitas guru sebagai mitra potensial dalam pengembangan pendidikan. Pengalaman para pendidik di lapangan dapat menjadi bahan kajian akademik, sedangkan hasil penelitian dan keilmuan perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan persoalan pembelajaran.

“Peluang kolaborasi dapat dikembangkan, antara lain, melalui pelatihan dan pendampingan guru, lokakarya pengembangan pembelajaran mendalam, kajian terhadap persoalan belajar peserta didik, serta penelitian kolaboratif yang sesuai dengan kebutuhan sekolah,” katanya.

Ia menambahkan, program pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sarana bagi perguruan tinggi untuk mendampingi guru dalam merancang, menerapkan, dan mengevaluasi strategi pembelajaran. Di sisi lain, pengalaman guru dapat memperkaya penelitian akademik agar lebih sesuai dengan kebutuhan pendidikan di lapangan.

Kegiatan yang diikuti guru dari delapan sekolah dasar negeri dan swasta tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus KKG. Ketua KKG Gugus 1 Kejaksan Kota Cirebon, Ikhya Ulumuddin, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas materi yang diberikan.

Ikhya yang juga tercatat sebagai mahasiswa semester I Program Magister (S2) Pascasarjana PGMI UI BBC tahun akademik 2026–2027 itu menilai materi kepemimpinan adaptif dan kolaboratif relevan dengan tantangan yang dihadapi guru saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Arip Amin, M.Pd. yang telah berbagi ilmu dan wawasan mengenai kepemimpinan adaptif dan kolaboratif dalam implementasi pembelajaran mendalam di sekolah dasar. Materi ini sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini, ketika guru dituntut mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan melakukan perubahan positif dalam pembelajaran,” ungkap Ikhya.

Ia berharap kegiatan KKG dapat terus menjadi wadah bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mengembangkan kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, semangat belajar bersama perlu dipertahankan agar guru mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik.

Apresiasi serupa disampaikan Titin Yuliantini, S.Pd., guru SD Negeri Pamitran, Kota Cirebon, yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan memberikan tambahan pengetahuan sekaligus mendorong guru untuk terus mengembangkan profesionalisme.

“Kegiatan hari ini memberikan banyak ilmu dan wawasan baru bagi kami, khususnya bagi saya pribadi. Materi yang disampaikan mengingatkan kami akan pentingnya menjalankan peran sebagai guru profesional, yang terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik,” tutur Titin. (**)

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *