Riset Mahasiswa Unsub Ungkap Tingginya Brand Awareness Instagram Bupati Subang Reynaldy Putra

SAE/PESANJABAR
Adinda Lely Lhistanti memaparkan hasil penelitian skripsinya dalam sidang akhir di Universitas Subang.

SUBANG.pesanjabar.com – Jumat (9/10/2026), mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Subang (Unsub), Adinda Lely Lhistanti, memaparkan hasil penelitian mengenai tingkat pengenalan akun Instagram Bupati Subang, Reynaldy Putra, di kalangan mahasiswa dalam sidang akhir skripsi di Ruang Multimedia Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang.

Penelitian berjudul Brand Awareness Akun Instagram @reynaldyputraofficial di Kalangan Mahasiswa Universitas Subang Angkatan 2025 tersebut membahas sejauh mana akun Instagram yang menjadi objek penelitian dikenal dan diingat oleh mahasiswa.

Kajian ini berangkat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mengubah cara masyarakat berinteraksi serta memperoleh informasi. Media sosial, khususnya Instagram, menjadi salah satu saluran komunikasi digital yang memungkinkan informasi disampaikan secara cepat dan interaktif.

Dalam konteks komunikasi tokoh publik, Instagram tidak hanya menjadi tempat berbagi aktivitas, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dan membangun identitas digital di tengah masyarakat.

Melalui penelitian tersebut, Adinda berupaya mengetahui tingkat brand awareness atau kesadaran audiens terhadap akun Instagram @reynaldyputraofficial, terutama di kalangan mahasiswa Universitas Subang angkatan 2025.

“Media sosial saat ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Saya ingin mengetahui sejauh mana sebuah akun Instagram dikenal dan diingat oleh mahasiswa, khususnya ketika membicarakan tokoh publik di Kabupaten Subang,” ujar Adinda.

Tiga Indikator Brand Awareness Masuk Kategori Sangat Tinggi

Berdasarkan hasil penelitian, indikator brand recognition atau kemampuan mengenali akun memperoleh persentase sebesar 87,80 persen dan masuk kategori sangat tinggi.

Sementara itu, indikator brand recall atau kemampuan mengingat akun memperoleh hasil sebesar 87,12 persen. Adapun indikator top of mind mencatat persentase tertinggi, yakni 87,95 persen. Kedua indikator tersebut juga masuk kategori sangat tinggi.

Di sisi lain, indikator unaware of brand atau tingkat ketidaksadaran terhadap akun tercatat sebesar 33,48 persen dan masuk kategori rendah.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa responden dalam penelitian memiliki tingkat pengenalan dan ingatan yang tinggi terhadap akun Instagram yang diteliti.

Meski demikian, hasil tersebut terbatas pada responden penelitian dan tidak serta-merta menggambarkan tingkat pengenalan seluruh mahasiswa maupun masyarakat Kabupaten Subang.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *