“Peristiwa longsor di area Curug Cileat ini harus menjadi pengingat bagi seluruh pengelola pariwisata agar aspek keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Jangan sampai kelalaian terhadap potensi risiko alam menimbulkan korban jiwa,” tegas Agus Muslim. (17/06/2026)
Ia juga meminta agar pengelola wisata tidak ragu menutup sementara area wisata apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Berdasarkan laporan penanganan bencana, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang, TNI, Polri, BASARNAS, BPBD Karawang, Tagana, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan asesmen dan penyisiran di titik longsoran sejak kejadian berlangsung.
Dua korban akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 11.23 WIB dengan jarak sekitar 105 hingga 110 meter dari titik awal longsor. Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Sementara itu, tiga wisatawan lain dalam rombongan yang sama dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut. Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan kondisi kawasan guna mengantisipasi potensi longsor susulan di area wisata Curug Cileat. (**)












