MBG  

SPPG Antapani Kulon 2, Wakil Wali Kota Bandung Ajak Relawan Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

kegiatan Sosialisasi dan Undangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Antapani Kulon 2

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan, DKPP, Camat Antapani, Lurah Antapani Kulon, Yayasan Citta Taruna Nagari, mitra dapur, serta para kepala sekolah penerima manfaat, Erwin menekankan pentingnya menjaga keamanan pangan di setiap proses penyediaan makanan.

Ia meminta seluruh pengelola dapur dan relawan untuk memastikan bahwa setiap tahap mulai dari pemilihan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi mengikuti standar keamanan pangan nasional.
“Satu kelalaian saja dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan anak-anak. Karena itu, Pemkot Bandung bersama dinas terkait terus memperkuat pengawasan agar tidak terjadi kasus keracunan di sekolah,” tegasnya.

Erwin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung kini tengah melakukan transformasi birokrasi menuju sistem kerja yang lebih kolaboratif dan lintas sektor, meninggalkan pola lama yang terkotak dalam ego sektoral.
“Sekarang kami beralih ke sistem kerja eko-sentris, semua fokus bekerja bersama dan bergotong royong demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Program SPPG Antapani Kulon 2 sendiri menjangkau 2.407 anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP. Sekolah penerima manfaat di antaranya SDN 009 Cikadut (632 siswa), SDN 243 Cicabe (825 siswa), SMP Santo Yusup (256 siswa), TK Alamanda (65 siswa), serta beberapa lembaga PAUD dan RA di wilayah Antapani.

Menutup kegiatan, Erwin kembali mengingatkan bahwa program SPPG tidak hanya menyangkut pemenuhan gizi, tetapi juga merupakan gerakan bersama membangun masa depan anak-anak Kota Bandung.
“Langkah kecil yang Ibu Bapak lakukan hari ini akan menjadi amal besar bagi masa depan anak-anak kita. Semoga setiap porsi yang disiapkan membawa keberkahan,” tutupnya. (****)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *