SETC dan INOTEK Perkuat Ekosistem UMKM Subang

Sebanyak 83 ribu UMKM di Kabupaten Subang didorong terus berinovasi, memanfaatkan teknologi digital, dan menghadirkan produk yang memiliki nilai tambah.

Ia menilai pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

“Apresiasi kepada Sampoerna dan INOTEK yang bersedia berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Ini merupakan dukungan nyata agar UMKM Subang bisa naik kelas,” ujar Kang Akur.

Kang Akur menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 83 ribu UMKM di Kabupaten Subang. Ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus berinovasi dan menghadirkan diferensiasi produk agar mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan.

“Kalau kita berjalan seperti biasa saja tentu tidak akan berkembang. Kita harus naik level dan memiliki diferensiasi dari produk sebelumnya maupun dari produk lain,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Menurutnya, pemasaran melalui media digital, termasuk menggunakan telepon seluler dan media sosial, terbukti mampu meningkatkan jangkauan promosi produk UMKM.

Selain itu, Kang Akur mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut mendukung pengembangan UMKM Subang melalui pembangunan sejumlah rest area yang diharapkan menjadi etalase produk lokal sekaligus menarik kunjungan wisatawan.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hasil desain kemasan kepada 12 UMKM terpilih oleh Wakil Bupati Subang didampingi Kepala DKUPP Kabupaten Subang, Direktur Eksekutif INOTEK Foundation, serta perwakilan PT HM Sampoerna. Kegiatan diikuti jajaran DKUPP Kabupaten Subang dan ratusan pelaku UMKM sebagai upaya memperkuat ekosistem usaha yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing di era digital. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *