Di TMP Cidongkol Subang, para pahlawan yang dimakamkan terdiri atas 124 prajurit TNI, 7 anggota Kepolisian dan Pegawai Sipil, 4 Pejuang Rakyat, serta 16 Pahlawan Tak Dikenal.
Melalui pembacaan naskah tersebut, peserta apel kembali diingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan lahir dari keberanian, keteguhan, keikhlasan dan pengorbanan mereka yang rela mendedikasikan hidupnya demi kejayaan serta kebahagiaan bangsa dan negara.
Keheningan di TMP Cidongkol menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat bahwa perjuangan para pahlawan tidak berhenti pada masa lalu. Nilai perjuangan tersebut menjadi tanggung jawab generasi saat ini untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, pengabdian dan karya terbaik bagi masyarakat.
AKRS juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa agar tidak melupakan sejarah. Di tengah berbagai tantangan zaman, semangat persatuan, pengabdian dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan para pahlawan perlu terus dijaga dan diteruskan.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para kepala OPD, serta personel dari Kodim 0605/Subang, Yonif 312 Kala Hitam, Lanud R. Suryadi Suryadharma Kalijati, Polres Subang, Satpoldam, BPBD, Korpri dan Dinas Perhubungan Kabupaten Subang.
Dengan suasana yang hening dan penuh penghormatan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Cidongkol menjadi salah satu momentum penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus sebagai pengingat bahwa di balik kemerdekaan yang dinikmati hari ini terdapat pengorbanan besar para pahlawan yang tidak boleh dilupakan. (**)
