Menurutnya, program yang diinisiasi Kang Dedi Mulyadi tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Kang Akur optimistis langkah tersebut dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Subang sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih optimal.
Selain itu, Gubernur Jawa Barat juga mengimbau perusahaan, restoran, hotel, hingga pengembang perumahan agar memiliki mesin pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk perwakilan dari 15 kabupaten dan kota di Jawa Barat. (**)












