SUBANG.pesanjabar.com – KKNM Kelompok 16 Universitas Subang menggelar lokakarya program kerja di Aula GOR Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Senin (27/7/2026). Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan program pengelolaan sampah berbasis pemilahan sampah rumah tangga, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan mesin pembakaran sampah (incinerator) sebagai upaya membantu mengatasi persoalan sampah di Desa Cintamekar.
Lokakarya dihadiri Sekretaris Desa Cintamekar Angga Tria M., Kasi Pemerintahan Rukmini, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Isman Sidik, S.P., M.P., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKNM Kelompok 16 Universitas Subang yang dipimpin Ketua Kelompok Andrew Rivana PJ.
Ketua Kelompok KKNM 16 Universitas Subang, Andrew Rivana, menjelaskan bahwa seluruh program kerja disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, identifikasi permasalahan lingkungan, serta koordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat. Program tersebut difokuskan pada upaya membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
“Kami ingin membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomis, seperti botol plastik, kardus, dan kaleng, nantinya dapat ditukarkan dengan paket sembako sebagai bentuk apresiasi. Sementara sampah organik akan diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan lagi akan dikelola menggunakan mesin pembakaran sampah atau incinerator sesuai prosedur yang aman,” ujar Andrew.











