Kemenekraf Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Gedung Kesenian di Subang

Dukungan pemerintah pusat menjadi penguat pengembangan ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya di Kabupaten Subang.

Ekonomi kreatif merupakan ruang tumbuh bagi generasi muda Subang. Karena itu, kami terus membuka peluang kolaborasi dan berharap dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif dapat berkelanjutan,” ujarnya.

Kang Akur juga menilai dukungan pemerintah pusat memiliki nilai strategis, khususnya di tengah tantangan fiskal daerah dan adanya penyesuaian dana transfer ke daerah. Ia pun mengapresiasi bantuan pembangunan gedung kesenian di Subang yang dinilai mampu memperkuat ekosistem kreatif masyarakat.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendukung arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif berkontribusi dalam menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah, termasuk melalui pengembangan ekonomi digital.

Cecep menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif dilakukan melalui berbagai subsektor prioritas dengan pendekatan rantai nilai yang terintegrasi, mulai dari proses kreasi hingga konservasi. Selain itu, pemetaan potensi ekonomi kreatif daerah melalui Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dinilai penting sebagai dasar perumusan kebijakan dan penguatan ekosistem kreatif daerah.

“Penguatan kelembagaan ekonomi kreatif di daerah menjadi kunci agar pengembangannya berkelanjutan dan selaras dengan perencanaan pembangunan. Sinergi pusat dan daerah diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal, termasuk di Kabupaten Subang,” pungkasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Disparpora Subang, Sekretaris Disparpora, Kabid Aset BKAD, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bidang Destinasi dan Produk Pariwisata, serta jajaran Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *