
Selain sektor pendidikan, bidang kesehatan juga menjadi prioritas. Pemerintah akan meningkatkan pemerataan layanan kesehatan, termasuk memberikan jaminan bagi masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar dalam BPJS.
Menurutnya, masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan namun tergolong tidak mampu tetap dapat memperoleh pelayanan medis, khususnya di ruang kelas tiga rumah sakit yang telah ditunjuk, dengan pembiayaan ditanggung bersama oleh pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota.
Di sisi lain, sektor industri juga terus didorong sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta didukung oleh konektivitas infrastruktur yang memadai.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan High Level Meeting yang membahas berbagai isu strategis pembangunan di Jawa Barat.
Agenda ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain perwakilan Pemerintah Pusat, Wakil Menteri Dalam Negeri, DPR RI, DPD RI, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta seluruh kepala daerah se-Jawa Barat. Selain itu, hadir pula Forkopimda, instansi vertikal, BUMD/BUMN, mitra CSR, para rektor perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan keraton dan tokoh masyarakat.
Bupati Subang dalam kesempatan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kepala BP4D Subang, serta jajaran terkait. (****)












