Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Subang. Upaya itu dilakukan melalui pengembangan budaya membaca sejak dini, perluasan gerakan literasi hingga pelosok desa, serta pemberian ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan memperoleh apresiasi.
Dalam rangkaian festival, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba resensi buku tingkat SMA/SMK sederajat dan lomba bertutur tingkat sekolah dasar.

Pada lomba resensi buku tingkat SMA/SMK sederajat, Rifa’i M. Yusuf dari MAN 1 Subang meraih juara pertama, disusul Aisyah Nurul Haq dari SMAIT Granada 2 Subang sebagai juara kedua, serta Hilma Ameera Syahida dari SMA IT Al-Ukhuwah sebagai juara ketiga. Penghargaan diserahkan oleh Bunda Literasi Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, S.IP.
Adapun lomba bertutur tingkat sekolah dasar menempatkan Aysel Melodi Shirly dari SDN Ciheuluet Subang sebagai juara pertama. Windry Astria Aicantara dari SDN Margamulya 1, Kecamatan Ciasem, meraih juara kedua, sedangkan Zara Qareena Ganny dari SDN Rosela Indah Subang menempati juara ketiga.
Apresiasi juga diberikan kepada perpustakaan desa berprestasi di Kabupaten Subang. Juara pertama diraih Perpustakaan Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak, disusul Perpustakaan Desa Tanjungsiang, Kecamatan Tanjungsiang, sebagai juara kedua, dan Perpustakaan Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, sebagai juara ketiga.
Sementara itu, juara harapan pertama diraih Perpustakaan Desa Simpar, Kecamatan Cipunagara; juara harapan kedua Perpustakaan Desa Bongas, Kecamatan Pamanukan; serta juara harapan ketiga Perpustakaan Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden.
Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional RI, Dra. Hj. Nani Suryani, M.Si., turut mengapresiasi penyelenggaraan Festival Literasi Kabupaten Subang 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan perkembangan gerakan literasi yang perlu terus diperkuat.
Ia menekankan bahwa perpustakaan perlu bertransformasi menjadi ruang kreatif yang aktif menyebarluaskan pengetahuan dan mendorong peningkatan kreativitas masyarakat melalui pengelolaan koleksi serta layanan yang relevan.
Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan sertifikat kepemilikan naskah kuno milik daerah Kabupaten Subang kepada Ujang Khoerul Muksinin, S.Pd., dan Nandang Tantan Hadian oleh Nani Suryani.
Festival Literasi Subang 2026 turut dihadiri Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, Bunda Literasi Kabupaten Subang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, para camat, serta narasumber gelar wicara Meyda Sefira dan tamu undangan lainnya.
Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Festival Literasi Subang 2026 diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan literasi sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat. (**)













