Festival Literasi Subang 2026 Hadirkan Lomba, Apresiasi, dan Penguatan Budaya Baca

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, menghadiri Festival Literasi Kabupaten Subang 2026 di halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, Selasa (27/10/2026).

SUBANG.pesanJabar.com – Festival Literasi Kabupaten Subang Tahun 2026 resmi digelar dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, perlombaan, pemberian penghargaan, hingga penguatan peran perpustakaan dalam meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang ini dibuka pada Selasa (27/10/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 29 Oktober 2026.

Mengusung tema “Literasi Tumbuh, Subang Tangguh: Menguatkan Budaya Literasi untuk Subang Cerdas, Kreatif dan Produktif”, festival ini menjadi ruang bagi pelajar, masyarakat, serta pegiat literasi untuk mengembangkan minat baca, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas melalui beragam aktivitas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, AP., M.Si., menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempersiapkan masyarakat menghadapi perkembangan zaman.

Menurut Rona, literasi saat ini tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan memahami informasi, berpikir kritis, serta menggunakan pengetahuan secara bijak dan produktif.

“Di tengah derasnya arus informasi digital, budaya literasi menjadi semakin penting agar masyarakat mampu memilih informasi yang benar,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dalam memperluas manfaat perpustakaan. Melalui pendekatan tersebut, perpustakaan diharapkan tidak sekadar menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.

“Literasi tidak berhenti pada bertambahnya pengetahuan saja, tetapi juga mampu mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri, kreatif, dan produktif,” jelasnya.

Rona mengajak perangkat daerah, institusi pendidikan, komunitas literasi, dunia usaha, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam memperkuat budaya literasi di Kabupaten Subang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang, Drs. Iwan Rudianto, M.Si., menjelaskan bahwa Festival Literasi 2026 merupakan salah satu instrumen untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *