Hingga Jumat siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap sejumlah pendaki yang mengalami kondisi darurat akibat aktivitas vulkanik. Sementara itu, BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama BPBD Provinsi Maluku Utara terus melakukan pendataan kondisi masyarakat dan pendaki di wilayah terdampak.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pos Pantau Gunung Dukono, SAR, tim medis, TNI/Polri, dan masyarakat setempat.
Selain itu, Kementerian Pariwisata telah mengeluarkan surat penutupan sementara kawasan pendakian Gunung Dukono guna menjaga keselamatan wisatawan dan warga sekitar. Masyarakat dan wisatawan diimbau tetap waspada serta mematuhi arahan petugas selama aktivitas vulkanik masih berlangsung. (**)








