“Peta dan website jangan hanya menjadi produk KKNM, tetapi harus menjadi aset desa. Karena itu, perlu ada transfer pengetahuan kepada perangkat desa agar hasil program dapat dikelola, diperbarui, dan dikembangkan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi program pendukung yang menyentuh aspek pendidikan, lingkungan, olahraga, dan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, keberagaman program tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa berupaya memahami persoalan Desa Gandasoli secara lebih menyeluruh.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKNM Desa Gandasoli, Muhammad Daffa Assidiqi, menyampaikan bahwa kegiatan Monev menjadi kesempatan penting bagi kelompoknya untuk mendapatkan evaluasi dan arahan terhadap program yang sedang dijalankan.
“Bagi kami, monitoring ini menjadi bahan evaluasi untuk melihat kekurangan dan capaian program selama berada di Desa Gandasoli. Masukan dari Tim Monev akan kami jadikan dasar untuk menyempurnakan program, terutama peta desa dan website yang menjadi program utama kelompok kami,” ujar Muhammad Daffa.
Ia menambahkan, kelompoknya berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Gandasoli dan masyarakat dalam proses penyempurnaan program. Hal tersebut penting agar hasil yang diberikan mahasiswa benar-benar sesuai kebutuhan desa dan dapat digunakan setelah masa KKNM berakhir.
Desa Gandasoli sendiri memiliki potensi agraris yang cukup kuat dengan komoditas seperti kopi, cengkeh, pala, kemiri, cokelat, berbagai buah-buahan, tanaman pangan dan hortikultura, perikanan air tawar, serta peternakan. Potensi tersebut menjadi salah satu sumber daya yang dapat dikembangkan melalui sistem informasi desa yang lebih terintegrasi.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, KKNM Kelompok 2 diharapkan mampu menyelesaikan seluruh program dengan tetap mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat. Hasil kegiatan juga diharapkan tidak berhenti pada masa pelaksanaan KKNM, tetapi dapat menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik dan pembangunan Desa Gandasoli secara berkelanjutan. (**)













