Ketua KKNM Desa Jambelaer, Syamsudin, menyampaikan bahwa kegiatan Monev menjadi momentum penting bagi kelompoknya untuk melihat kembali pelaksanaan program kerja sekaligus mendapatkan masukan untuk penyempurnaan kegiatan.
“Melalui Monev ini kami dapat mengetahui sejauh mana program kerja yang telah kami laksanakan berjalan sesuai dengan rencana. Masukan dari DPL dan Tim Monev menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki dan memaksimalkan program yang masih berjalan,” ujar Syamsudin.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan masyarakat memberikan pengalaman berharga dalam memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Bagi kami, KKNM bukan hanya menjalankan program, tetapi bagaimana program tersebut dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Tim Monev Dorong Program Berbasis Kebutuhan Masyarakat
Tim Monev KKNM Universitas Subang memberikan sejumlah catatan dan arahan kepada mahasiswa agar pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan dan manfaatnya bagi masyarakat.
Dr. Ujang Charda S., S.H., M.H., M.I.P., M.A.P., menekankan pentingnya mahasiswa melakukan evaluasi secara objektif terhadap setiap program yang telah dilaksanakan.
“Monitoring dan evaluasi bukan sekadar melihat apakah kegiatan sudah dilaksanakan atau belum. Yang lebih penting adalah melihat capaian, manfaat, kendala, serta bagaimana program tersebut dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” ungkap Dr. Ujang.














