Menurutnya, mahasiswa perlu mampu menghubungkan program kerja dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, keberadaan mahasiswa selama KKNM tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian yang memiliki manfaat sosial.
Sementara itu, Dr. H. Yayat Sudrajat, M.M., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan program mahasiswa sekaligus mendorong agar setiap kegiatan didokumentasikan dan dievaluasi dengan baik.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan proses dan hasil dari program yang dilaksanakan. Dokumentasi, evaluasi, dan capaian kegiatan menjadi bagian penting untuk melihat keberhasilan program KKNM,” ujarnya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjaga komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat agar program yang telah berjalan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Evaluasi untuk Penyempurnaan Program
Setelah pemaparan program kerja dari kelompok Desa Jambelaer dan Desa Curug Agung, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan penilaian. Tim Monev memberikan masukan terkait pelaksanaan kegiatan, administrasi, dokumentasi, capaian program, serta tindak lanjut yang perlu dilakukan mahasiswa.
Kegiatan Monev menjadi bagian penting dalam memastikan program KKNM Universitas Subang berjalan sesuai tujuan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui evaluasi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu melakukan perbaikan terhadap program yang masih berjalan dan memastikan seluruh kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi KKNM. (**)













