Sementara itu, Kepala Sekolah Kober Baitul Muttaqin, Wahyudin, S.Pd., Gr., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran pengenalan profesi bagi anak-anak. Dalam pembelajaran itu, peserta didik diperkenalkan dengan berbagai pekerjaan, seperti pilot, guru, dokter, dan petugas pemadam kebakaran.
Menurut Wahyudin, kunjungan ke markas damkar dipilih agar anak-anak dapat mengenal profesi pemadam kebakaran secara langsung, tidak hanya melalui penjelasan di dalam kelas.
“Jadi, punya kegiatan kunjungan profesi. Anak-anak bisa melihat langsung profesi damkar itu seperti apa, apa saja pekerjaannya, sambil bermain. Ini menjadi pembelajaran yang bermakna bagi mereka,” ungkap Wahyudin.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan pakaian pelindung petugas pemadam kebakaran, helm, sepatu khusus, serta selang pemadam. Mereka juga memperoleh pengalaman menaiki mobil pemadam kebakaran dan mengikuti kegiatan bermain air yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan.
Wahyudin menilai, keterlibatan orang tua dalam kegiatan tersebut turut memberikan manfaat karena mereka mendapatkan pengetahuan mengenai penanganan awal dan pencegahan kebakaran yang mungkin terjadi di rumah.
Dengan demikian, kunjungan edukatif ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, tetapi juga memperluas pemahaman keluarga mengenai pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran dalam kehidupan sehari-hari. (**)













