Bazar LRP Jadi Bukti Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Tol Akses Patimban

Bazar LRP 2025 menjadi ruang tumbuh UMKM dan bukti nyata kolaborasi pemulihan mata pencaharian warga terdampak infrastruktur strategis nasional.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai perusahaan dan mitra dalam mendukung program LRP, yang dinilainya telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, mendorong kewirausahaan, serta menciptakan peluang kerja baru.

Menurutnya, program LRP sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Subang, yakni mewujudkan daerah yang unggul, maju, dan kompetitif dalam bingkai keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

Menutup sambutannya, Kang Akur memohon doa agar kepemimpinan daerah dapat berjalan sesuai harapan, termasuk dalam merealisasikan janji pembangunan infrastruktur jalan.

“Jika jalannya bagus, insyaallah masyarakatnya akan sejahtera,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada 10 mitra LRP yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program dari tahun 2023 hingga 2025, yakni BPP Lembang, BBPSI Sukamandi, Disnakertrans Subang, DKUPP Subang, Dinas Pertanian Subang, Dinas Perikanan Subang, Dinas Peternakan Subang, Dinas Kesehatan, DP2KBP3A Subang, dan BLK Subang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, unsur Forkopimda, anggota DPRD, camat se-Kabupaten Subang, kepala desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta para peserta bazar. (**)

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *