Dari pihak pemerintah, Cece Rahman menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama antara Bank BJB dan YLNI dalam penanaman 10.000 bibit mangrove. “Ini kegiatan positif yang bermanfaat bagi alam dan masyarakat. Gerakan ini juga memotivasi warga untuk menanam mangrove di halaman rumah, bahkan dapat menjadi tambahan penghasilan. Ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme antara kepedulian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” tuturnya.

Setelah sesi sambutan dan penandatanganan kerja sama, acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit mangrove secara simbolis serta penanaman perdana di lokasi pembibitan. Penanaman selanjutnya akan dilakukan selama sepuluh hari oleh tim yang ditunjuk YLNI, berlokasi di Petak 21 di bawah pengelolaan Perhutani.
Program ini menjadi aksi nyata mitigasi perubahan iklim, bukan hanya melalui penanaman mangrove, tetapi juga rencana penanaman pohon kayu-kayuan dan buah-buahan di wilayah pesisir. Selain itu, pengelolaan sampah pesisir akan menjadi fokus penting yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pemulihan ekosistem mangrove.
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Subang. (**)









