BPBD Kabupaten Tangerang, lanjut Taufik, terus bersiaga dengan mengerahkan personel serta memanfaatkan 14 pos pemadam kebakaran yang juga difungsikan untuk membantu penanganan bencana banjir. Upaya evakuasi dan pendataan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga.
Sementara itu, warga Kecamatan Pakuhaji mulai mengungsi sejak Senin (12/1/2026) tengah malam akibat rumah mereka terendam air. Sajali, salah seorang warga, mengatakan banjir dipicu meluapnya air dari area persawahan yang sebelumnya sudah terendam akibat hujan deras selama dua hari berturut-turut.
“Sejak kemarin sawah sudah tertutup air. Sore hari air mulai menggenangi jembatan, dan malamnya meluas ke permukiman warga,” ungkapnya.
Hingga kini, BPBD Kabupaten Tangerang masih melakukan pendataan lanjutan terhadap titik-titik banjir, seiring upaya penanganan dan evakuasi yang terus berlangsung di wilayah terdampak. (**)












