SUBANG.pesanjabar.com – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Universitas Subang melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa di Desa Margasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jumat (14/8/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Sampih, Kecamatan Dawuan.
Tim Monev yang hadir terdiri atas Dr. Hj. Silvy Sondari Ghazali, S.Psi., M.M., Dr. Bety Miliyawati, M.Pd., dan H. Dody Wahyudi Purnama, M.Pd. Turut hadir Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNM Desa Margasari, Ade Suparman, S.Si., M.Kom., bersama mahasiswa KKNM Kelompok 18 Desa Margasari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat perkembangan, capaian, kendala, serta rencana tindak lanjut program KKNM yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Subang.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan perkembangan program kerja KKNM yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui program yang berkaitan dengan lingkungan dan ekologi, pengelolaan limbah pertanian, serta pengelolaan limbah plastik.
Desa Margasari memiliki potensi lingkungan dan pertanian yang cukup kuat. Desa dengan luas wilayah sekitar 830,836 hektare dan jumlah penduduk 3.206 jiwa tersebut juga memiliki potensi pertanian serta gerakan Jaga Leuweung yang menjadi bagian dari kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.
Program kerja yang dikembangkan mahasiswa diarahkan pada konsep desa “Masagi”, yakni upaya membangun keseimbangan antara kebersihan lingkungan, kelestarian alam, dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja bakti, penghijauan, sosialisasi dan pemilahan sampah, serta pengembangan alat pengolahan sampah.
Dalam pemaparan progres, sejumlah kegiatan telah berjalan. Program bidang lingkungan dan ekologi tercatat mencapai progres 60 persen, pengelolaan limbah pertanian 45 persen, sedangkan pengelolaan limbah plastik mencapai 78 persen.














