Riset Mahasiswa Unsub Ungkap Tingginya Brand Awareness Instagram Bupati Subang Reynaldy Putra

SAE/PESANJABAR
Adinda Lely Lhistanti memaparkan hasil penelitian skripsinya dalam sidang akhir di Universitas Subang.

Dosen Pembimbing Tekankan Pentingnya Penelitian

Asep Awaludin, selaku dosen pembimbing sekaligus penguji, menilai penelitian mengenai media sosial relevan dengan perkembangan komunikasi digital yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Penelitian ini menarik karena membahas fenomena komunikasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini. Media sosial bukan sekadar sarana berbagi informasi, tetapi juga menjadi objek kajian untuk memahami bagaimana audiens mengenali dan mengingat sebuah akun,” ujar Asep Awaludin.

Kajian mengenai brand awareness menjadi salah satu pendekatan untuk memahami bagaimana audiens mengenali suatu identitas melalui informasi yang diterima.

Namun, tingkat pengenalan sebuah akun tidak secara otomatis menunjukkan tingkat kepercayaan, dukungan politik, ataupun penilaian masyarakat terhadap kinerja pemilik akun. Karena itu, hasil penelitian perlu dipahami sesuai ruang lingkupnya, yakni mengukur tingkat pengenalan dan ingatan mahasiswa terhadap akun Instagram yang diteliti.

Dosen Penguji Soroti Kajian Komunikasi Digital

Sementara itu, Dadang Nurjaman selaku dosen penguji menyoroti relevansi penelitian tersebut dengan perkembangan ilmu komunikasi dan penggunaan media sosial di kalangan generasi muda.

“Penelitian mengenai media sosial penting untuk melihat bagaimana pola komunikasi berkembang di tengah masyarakat. Melalui kajian seperti ini, mahasiswa dapat mempelajari bagaimana sebuah akun dikenali oleh audiens berdasarkan indikator penelitian yang terukur,” ujar Dadang.

Penelitian Adinda menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian terdiri atas 737 mahasiswa Universitas Subang angkatan 2025, dengan jumlah sampel sebanyak 88 responden.

Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling berdasarkan fakultas. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima tingkat.

Dalam pengujian instrumen, seluruh 12 item pernyataan dinyatakan valid. Sementara itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,851, yang menandakan instrumen penelitian memiliki konsistensi yang baik berdasarkan kriteria yang digunakan.

Melalui penelitian tersebut, Adinda memberikan gambaran mengenai tingkat pengenalan dan ingatan mahasiswa terhadap akun Instagram tokoh publik melalui pendekatan kuantitatif.

Sidang akhir skripsi tersebut diuji oleh empat dosen, yakni Asep Awaludin, Akhmad Basuni, Dadang Nurjaman, dan Nur’aeni. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *