Sementara itu, H. Dody Wahyudi Purnama, M.Pd, dosen Universitas Subang yang tengah menempuh studi doktoral di Universitas Negeri Semarang, menyampaikan harapannya agar tata kelola pemerintahan di Kabupaten Subang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menilai bahwa pelayanan yang prima akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Adam Hasyim, M.Pd, dosen Muda Institut Miftahul Huda Subang, menekankan kemajuan Kabupaten Subang sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Karena itu, pemerintah daerah perlu menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan SDM yang adaptif dan berdaya saing.
Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui penyediaan dan penguatan ruang-ruang pengembangan minat, bakat, kompetensi professional serta potensi di berbagai bidang lainnya. Langkah ini menjadi strategis sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan kompetitif.
Para akademisi tersebut sepakat bahwa di usia ke-78 ini, Kabupaten Subang memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi daerah yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing. Mereka berharap semangat kolaborasi pemerintah dengan kampus-kampus di Subang serta inovasi terus diperkuat demi mewujudkan Subang yang lebih maju dan inklusif. (**)
(HUT ke-78 Kabupaten Subang, 2026)












