Usai rapat koordinasi, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan bahwa hasil Rakor MBG menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam mempersiapkan implementasi program secara optimal di daerah masing-masing.
Menurutnya, Program MBG tidak hanya berorientasi pada peningkatan gizi, tetapi juga berpotensi menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara terencana dan melibatkan pelaku usaha lokal.

“Program MBG harus dimanfaatkan secara maksimal agar memberikan efek berganda bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha lokal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas,” pungkasnya. (**)












