Peluang berikutnya datang melalui situasi bola mati pada menit ke-63. PERSIB mendapatkan tendangan bebas yang dieksekusi Thom Haye. Gelandang tersebut melepaskan sepakan keras dan terarah, tetapi kiper Melbourne masih mampu menggagalkan peluang tersebut.
Rangkaian kesempatan itu memperlihatkan upaya PERSIB untuk menjaga intensitas serangan meskipun sudah unggul. Tim tuan rumah terus mencari celah di lini pertahanan lawan, baik melalui serangan terbuka maupun eksekusi bola mati.
Tekanan PERSIB akhirnya kembali membuahkan hasil melalui skema serangan balik. Dalam situasi dua pemain PERSIB berhadapan dengan dua pemain bertahan Melbourne, Berguinho mengirimkan umpan terobosan yang membuka ruang bagi Sekulic.
Sekulic membaca arah bola dengan baik dan langsung menyambut umpan tersebut melalui penyelesaian yang menghasilkan gol kedua. PERSIB pun memperlebar keunggulan menjadi 2-0, sekaligus memastikan penyerang tersebut mencetak dua gol dalam pertandingan ini.
Gol kedua membuat posisi PERSIB semakin nyaman dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Melbourne FC harus menghadapi situasi yang lebih sulit setelah tertinggal dua gol, sementara Maung Bandung memiliki keuntungan untuk mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.
Kemenangan atas Melbourne FC menjadi tambahan penting bagi perjalanan PERSIB di Grup E ACL Two. Sembilan poin dari tiga pertandingan menempatkan Maung Bandung di puncak klasemen dengan catatan sempurna, sekaligus memperkuat peluang mereka untuk melangkah ke fase berikutnya.
Catatan pertahanan PERSIB juga menjadi salah satu hal yang menonjol. Dari tiga pertandingan yang telah dimainkan, Maung Bandung belum kebobolan satu gol pun. Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan tim tidak hanya bertumpu pada produktivitas lini depan, tetapi juga kemampuan menjaga organisasi permainan di sektor pertahanan.
Di bawah arahan Igor Tolic, PERSIB turut mempertahankan catatan kemenangan ketika menghadapi tim luar negeri pada musim ini. Hasil melawan Melbourne FC menjadi bagian dari tren positif tersebut dan memperlihatkan kemampuan Maung Bandung bersaing ketika menghadapi lawan dari kompetisi berbeda.
