Pelatih Bojan Hodak menurunkan susunan pemain utama yang diperkuat Teja Paku Alam, Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba, Adam Alis, Frans Putros, Beckham Putra Nugraha, Thom Haye, Berguinho, dan Andre Jung.
Dalam laga yang dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin, PERSIB mengalami kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Sejumlah upaya serangan gagal menghasilkan gol pembuka hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Hodak melakukan perubahan dengan memasukkan Luciano Guaycochea menggantikan Kakang Rudianto. PERSIB langsung tampil lebih agresif melalui akselerasi Berguinho dan beberapa peluang dari Thom Haye maupun Andre Jung.
Namun, kiper Persijap, Muhammad Nurdiansyah, tampil solid di bawah mistar. Ia sukses menggagalkan tendangan bebas Haye pada menit ke-53 dan peluang jarak dekat Jung semenit kemudian.
Pada menit ke-67, Hodak kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Ramon Tanque dan Uilliam Barros. Meski terus menekan pertahanan lawan, sejumlah peluang emas PERSIB masih gagal dikonversi menjadi gol.
Petaka sempat menghampiri PERSIB saat Berguinho mengalami cedera pada menit ke-78 dan harus ditarik keluar. Julio Cesar kemudian masuk untuk menggantikan posisinya.
Hingga enam menit tambahan waktu berakhir, skor 0-0 tetap bertahan. Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, para pemain PERSIB bersama ribuan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api langsung merayakan keberhasilan mempertahankan gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun. (****)












