Sosial  

Pengamanan Bandung Diperketat, Command Center Siaga 24 Jam

bandung.go.id/PESANJABAR
Sejumlah titik rawan di Kota Bandung menjadi fokus patroli gabungan aparat keamanan.

Farhan menjelaskan, fasilitas tersebut akan kembali dilengkapi perangkat pengeras suara agar petugas dapat memberikan peringatan langsung kepada masyarakat apabila terdeteksi potensi gangguan keamanan di ruang publik.

“Petugas di command center maupun Dishub akan kembali bersiaga selama 24 jam untuk mendukung pengawasan dan respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat,” katanya.

Sejumlah lokasi menjadi fokus pengamanan, di antaranya kawasan Jalan Soekarno-Hatta–AH Nasution, Taman Maluku, Taman Lansia, Taman Cibeunying, Alun-alun Regol, dan Alun-alun Cicendo. Kawasan perbatasan Kota Bandung juga menjadi prioritas patroli rutin bersama aparat kepolisian.

Di samping pengamanan di lapangan, Pemkot Bandung juga memperkuat upaya pencegahan melalui pelibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Salah satunya dengan kembali menerapkan kebijakan jam malam bagi pelajar serta mendorong sekolah melibatkan orang tua dalam pengawasan aktivitas anak.

Menurut Farhan, kebijakan tersebut bertujuan melindungi pelajar agar tidak terjerumus menjadi pelaku maupun korban tindak kriminal, bukan untuk memberikan stigma negatif kepada mereka.

“Kita ingin mencegah sejak dini agar anak-anak tidak terpengaruh lingkungan yang berpotensi membawa mereka pada tindakan kriminal ataupun menjadi korban,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga menghidupkan kembali semangat “Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota” melalui penguatan konsep community policing atau Polmas yang dikenal masyarakat sebagai Siskamling. Peran aktif warga dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Farhan turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait isu kriminalitas yang beredar di media sosial. Ia meminta warga mengutamakan informasi resmi dan bersama-sama menjaga situasi Kota Bandung tetap kondusif.

“Hal yang paling penting sekarang adalah menjaga ketenangan masyarakat. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru memperbesar keresahan. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan Kota Bandung,” tuturnya. (****)

Laman: 1 2

Source: bandung.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *