Sosial  

Pemblokiran Rekening Bank Mandiri Dinilai Picu Rush Money

mui.or.id/PESANJABAR
Buya Anwar Abbas menilai pemblokiran rekening Bank Mandiri terhadap warga yang hendak berdemonstrasi berpotensi memicu rush money dan mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

JAKARTA.pesanjabar.com – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas mengkritik pemblokiran rekening Bank Mandiri terhadap aktivis yang hendak melakukan unjuk rasa. Ia menilai langkah tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap perbankan dan memicu penarikan dana secara massal atau rush money.

Buya Anwar Abbas menyebut pemblokiran rekening bagi warga yang hendak menyampaikan pendapat sebagai tindakan yang keliru secara prosedur. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat berdampak luas terhadap kepercayaan publik dan stabilitas ekonomi nasional.

Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

“Memblokir rekening orang yang akan berdemonstrasi sama saja artinya dengan mencegah dan menghalangi warga negara mempergunakan haknya. Langkah ini juga merampas hak warga untuk hidup sejahtera dan bertentangan dengan amanat konstitusi,” tegas Buya Anwar Abbas saat dihubungi MUI Digital, Senin (24/8/2026).

Menurut Buya Anwar Abbas, sektor perbankan merupakan lembaga intermediasi yang sangat bergantung pada reputasi dan kepercayaan masyarakat.

Laman: 1 2

Source: mui.or.id
Exit mobile version