SUBANG.pesanjabar.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., bersama Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menghadiri agenda Saba Desa di Kecamatan Serangpanjang pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian ruas jalan kabupaten sepanjang 1,1 km serta Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 1 km di Desa Cipancar.
Kehadiran Bupati disambut meriah warga, namun di balik antusiasme itu, sejumlah pertanyaan publik mengenai keberlanjutan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Subang masih mengemuka. Peresmian jalan di Cipancar ini dipandang positif, namun masyarakat menilai langkah tersebut baru mencakup sebagian kecil dari kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah Subang yang masih tertinggal.
Dalam sambutannya, Bupati Reynaldy kembali menegaskan bahwa infrastruktur merupakan prioritas utamanya. Ia menyampaikan bahwa perbaikan dan pembangunan jalan merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempermudah mobilitas warga.
“Akses jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan memudahkan mobilitas masyarakat, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan keselamatan berkendara,” ujarnya.
Meski demikian, sejumlah pihak menilai pernyataan tersebut perlu dibarengi dengan langkah nyata yang lebih merata. Beberapa desa di wilayah Subang selatan dan utara misalnya, masih melaporkan kondisi jalan rusak dan minim perawatan. Hal ini memunculkan kritik bahwa pembangunan infrastruktur selama ini cenderung terfokus pada wilayah tertentu saja atau pada proyek yang mudah dijangkau publik.
Bupati Reynaldy juga menyampaikan optimismenya bahwa infrastruktur yang baik akan menarik investor untuk masuk ke Subang.
“Dengan infrastruktur yang semakin baik, investor dari luar akan tertarik datang ke Kabupaten Subang. Hal ini tentu akan menggerakkan perekonomian dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” katanya.










