Presiden Mahasiswa Fikom Universitas Subang mengatakan, Merdekuy bukan sekadar kegiatan perlombaan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
“Merdekuy bukan hanya tentang perlombaan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun kekompakan, dan menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan Fikom. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari tradisi positif mahasiswa Fikom,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai permainan dan perlombaan menjadi sarana untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, serta kemampuan berkolaborasi.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam hal-hal positif. Melalui Merdekuy, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mampu membangun kebersamaan dan berkontribusi dalam kegiatan kampus,” tambahnya.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang, Ine Anggraini, M.Si., turut mengapresiasi pelaksanaan Merdekuy yang melibatkan seluruh unsur keluarga besar Fikom.













