Kepala Desa Sangkanurip juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara pemerintah desa, pengelola wisata Sangkanurip Alami, dan Pemkab Kuningan. Ia menyebutkan bahwa Kebon Balong memiliki debit air yang sangat besar, menjadikannya habitat ideal bagi ikan dewa.
“Kami banyak belajar dari berbagai peristiwa bencana akibat kerusakan alam. Karena itu, kawasan konservasi air di sini dijaga dengan ketat; tidak ada yang berani menebang pohon sembarangan,” ungkapnya.
Benih ikan dewa yang berasal dari Pemalang, Jawa Tengah, ini diharapkan dapat beradaptasi dengan lingkungan setempat, berkembang biak, serta menjadi media edukasi lingkungan bagi masyarakat secara berkelanjutan. (****)












