Lebih dari 700 Warga Terdampak, Pemkab Garut Tingkatkan Langkah Recovery Pasca Banjir

garutkab.go.id/PESANJABAR
Pemkab Garut resmi memperpanjang masa Tanggap Darurat bencana selama 14 hari, fokus pada pemulihan infrastruktur penting dan mobilitas warga terdampak.

Nurdin menegaskan bahwa fokus utama dari masa Tanggap Darurat lanjutan ini adalah penanganan prioritas, terutama pemulihan infrastruktur yang mengalami kerusakan serius. Salah satu perhatian utama adalah perbaikan jembatan yang terputus, termasuk di Kecamatan Bungbulang.

“Kita lihat mana yang paling mendesak. Misalnya jembatan, kemarin di Bungbulang ada empat jembatan rusak dan ini sangat memarginalkan masyarakat,” jelasnya.

Untuk mempercepat pemulihan mobilitas warga, pemerintah menyiapkan solusi jembatan darurat. Kecamatan Peundeuy dan Bungbulang tercatat sebagai wilayah terdampak terberat. Di Peundeuy, perbaikan Jembatan Rawayan dilaporkan telah selesai 100% dan sudah dapat digunakan dengan pembatasan maksimal tiga orang melintas secara bergantian.

Terkait dampak bencana, Nurdin menyebutkan bahwa secara komulatif terdapat 243 KK dan 241 rumah terdampak, dengan total lebih dari 700 jiwa yang saat ini menjadi prioritas penanganan.

Pemkab Garut juga akan menyalurkan Jaminan Hidup (Jadup) selama 14 hari serta bantuan pemenuhan kebutuhan dasar sesuai petunjuk teknis Permensos.

Nurdin menegaskan langkah perpanjangan status Tanggap Darurat tidak dapat dihindari mengingat bencana baru terus muncul di beberapa titik. Upaya pemulihan dengan pendekatan kedaruratan diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas meski dalam kondisi terbatas.

“Yang penting masyarakat bisa tetap beraktivitas seadanya melalui penyediaan fasum berbasis kedaruratan,” tutupnya. (**)

Laman: 1 2

Source: garutkab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *