Kang Akur menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan. Menurutnya, dakwah melalui tindakan nyata sangat relevan dalam mendukung kemajuan daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, dengan tetap menjaga nilai-nilai religius. Selain itu, perkembangan kawasan industri di Subang dinilai membawa peluang sekaligus tantangan sosial yang perlu diantisipasi bersama, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan penguatan moral.
Di akhir sambutannya, Kang Akur mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan meningkatkan toleransi di tengah perbedaan. Acara kemudian ditutup dengan tausiyah yang diikuti seluruh peserta. (**)












