Lahan Petani Juntikedokan Catat Produktivitas Tinggi, 13,92 Ton/Ha GKP

indramayukab.go.id/PESANJABAR
Menjelang panen raya, hasil ubinan di Juntinyuat capai 13,92 ton per hektare.

Hasil penimbangan ubinan mencapai 8,7 kilogram, yang jika dikonversikan menghasilkan estimasi produktivitas sebesar 13,92 ton per hektare dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP).

Kepala UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Kecamatan Juntinyuat, Rido Mardianto, menegaskan bahwa data ubinan memiliki peran penting sebagai dasar evaluasi dan penyusunan strategi peningkatan produksi padi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Srikandi, H. Warnidi, mengapresiasi kehadiran pemerintah dan petugas lapangan yang dinilai mampu memberikan motivasi bagi para petani.

Ia menyebutkan, capaian hasil panen tersebut didukung oleh penggunaan varietas padi Ciherang Cap Beruang serta penerapan pupuk hayati cair bantuan pemerintah, yaitu Extragen, yang berfungsi memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Menurutnya, pemupukan dilakukan minimal dua kali, yakni sebelum tanam dan pada masa awal pertumbuhan, kemudian dilanjutkan dengan pemupukan tabur.

Sebagai perbandingan, rata-rata produktivitas panen di wilayah sekitar berada di kisaran 7,7 ton per hektare. Dengan demikian, hasil ubinan di lokasi tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Kegiatan ubinan berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi, mencerminkan sinergi antara pemerintah, petugas lapangan, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Di sisi lain, Koordinator Relawan Revolusi Kecamatan Juntinyuat mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut dan berharap hasil panen yang melimpah dapat diiringi dengan harga yang baik demi kesejahteraan petani. (****)

Laman: 1 2

Source: indramayukab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *