Ketua Kelompok KKNM 06 Universitas Subang, Putri Lisdayanti Thobibah, mengatakan program yang dijalankan disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi Desa Cimeuhmal. Ia berharap berbagai hasil kegiatan dapat terus dimanfaatkan setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian.
“Kami berusaha menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa Cimeuhmal. Harapannya, apa yang kami tinggalkan, baik mesin pencacah sampah, website desa, kegiatan literasi maupun pengembangan wisata, dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” ujar Putri.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Cimeuhmal, masyarakat, sekolah, kelompok tani, serta berbagai pihak yang telah membantu pelaksanaan program KKNM Kelompok 06.
“Bagi kami, KKNM bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi juga belajar bersama masyarakat. Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan selama berada di Desa Cimeuhmal,” katanya.
Dosen Pembimbing Lapangan KKNM Kelompok 06, Dadang Nurjaman, S.I.Kom., M.I.Kom., mengatakan KKNM menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik secara langsung di tengah masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan program, tetapi juga harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan melihat potensi yang ada di desa. Karena itu, setiap kegiatan harus memiliki manfaat yang jelas dan memungkinkan untuk dilanjutkan setelah mahasiswa kembali ke kampus,” ujar Dadang.
Ia mengapresiasi pelaksanaan program Kelompok 06 yang mencakup sejumlah sektor, mulai dari lingkungan dan pertanian, pendidikan dan literasi, kepemudaan, digitalisasi desa, hingga pengembangan pariwisata.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Kami berharap masyarakat dan Pemerintah Desa Cimeuhmal dapat melanjutkan serta mengembangkan program yang telah dirintis mahasiswa sehingga manfaat KKNM tidak berhenti ketika masa pengabdian selesai,” tuturnya.
Dari pihak Pemerintah Desa Cimeuhmal, Toto Toharudin, S.Pd.I., selaku kepala desa, turut mendukung pelaksanaan berbagai program KKNM yang dijalankan mahasiswa selama berada di desa.
KKNM Kelompok 06 melibatkan 23 mahasiswa yang terdiri atas Putri Lisdayanti Thobibah sebagai ketua bersama 22 anggota lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di bawah pendampingan DPL Dadang Nurjaman.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan masyarakat, mulai dari fasilitas pengolahan sampah, pengetahuan literasi, edukasi kepemudaan, sarana informasi digital, hingga pengembangan potensi wisata.
Dengan berakhirnya masa pengabdian, keberlanjutan program menjadi tanggung jawab bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Cimeuhmal. Mesin pencacah diharapkan tetap dimanfaatkan kelompok tani, website terus diperbarui, kegiatan literasi dapat diteruskan, serta sarana pendukung wisata dirawat dan dikembangkan bersama masyarakat. (**)













