KKNM Kelompok 21 Gelar Lokakarya I di Desa Leles

SAE/PESANJABAR
KKNM Kelompok 21 Universitas Subang mengawali pengabdian di Desa Leles melalui Lokakarya I. Kegiatan ini menjadi forum penyampaian hasil observasi, pemaparan program kerja, serta penyelarasan program dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah desa.

Ia juga menitipkan mahasiswa kepada Pemerintah Desa Leles agar selama menjalankan pengabdian dapat beradaptasi dengan lingkungan dan memahami budaya masyarakat setempat.

“Kami menitipkan mahasiswa KKN kepada Pemerintah Desa Leles. Semoga selama pelaksanaan KKN mereka dapat belajar, beradaptasi, dan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Apabila terdapat kekurangan atau hal-hal yang belum dipahami mahasiswa, terutama terkait adat istiadat dan kebiasaan di Desa Leles, kami mohon bimbingan serta arahannya,” tuturnya.

Kepala Desa Leles Ade Kusyana mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKNM Universitas Subang serta menyambut baik berbagai program yang telah dipersiapkan.

Menurutnya, pemerintah desa siap mendukung pelaksanaan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dari sisi pendanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi berbagai program kerja yang telah dipaparkan oleh mahasiswa KKNM. Harapan kami, seluruh program tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Leles. Terkait pelaksanaan program, mahasiswa tidak perlu khawatir mengenai permodalan karena pemerintah desa memiliki sumber pendanaan yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan program,” kata Ade Kusyana.

Dalam sesi pemaparan, mahasiswa memperkenalkan sejumlah program unggulan yang akan dilaksanakan selama KKNM, di antaranya penguatan sektor UMKM sebagai program utama, edukasi anti-bullying di sekolah, serta edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat.

Pemaparan program dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai masukan dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi bahan evaluasi sekaligus penyempurnaan program agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan Desa Leles.

Melalui semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, KKNM Kelompok 21 Universitas Subang diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata serta mendukung pembangunan Desa Leles secara berkelanjutan.

Kegiatan Lokakarya I ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya rangkaian pengabdian KKNM Kelompok 21 Universitas Subang di Desa Leles, Kecamatan Sagalaherang, hingga berakhirnya masa KKNM Tahun 2026. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *