Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek, Puluhan Pengawas Lapangan Diamankan

dokumentasi bareskrim polri/PESANJABAR
Penggerebekan kampung narkoba Gang Langgar mengungkap adanya puluhan sniper atau pengawas yang bertugas memantau situasi dan mengarahkan pembeli narkoba ke lokasi transaksi.

JAKARTA.pesanjabar.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar aktivitas peredaran narkoba terorganisir di kawasan Gang Langgar, Kota Samarinda, yang selama ini dikenal sebagai kampung narkoba dan kerap lolos dari penggerebekan aparat. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sistem pengawasan ketat yang dijalankan para pelaku menggunakan sniper atau pengawas lapangan serta alat komunikasi handy talky (HT) untuk memantau situasi dan mengarahkan pembeli menuju lokasi transaksi.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa terdapat puluhan pengawas yang ditempatkan di sepanjang akses menuju lokasi penjualan narkoba di Blok F Gang Langgar. Para pengawas tersebut menggunakan kode tertentu untuk mengenali pembeli dan mengantisipasi keberadaan aparat keamanan, terutama pada malam hari ketika pengawasan diperketat.

Polisi juga mengungkap bahwa masyarakat di kawasan tersebut sangat sensitif terhadap orang asing yang masuk. Pembeli narkoba hanya diperbolehkan masuk seorang diri ke area transaksi, sementara komunikasi antar pelaku dilakukan secara cepat melalui HT. Dalam praktiknya, satu paket kecil sabu dijual dengan harga sekitar Rp150 ribu. (**)

Source: tribratanews.polri.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *