Isu Lingkungan dan Narkoba Disorot, Mahasiswa Riau Bangun Gerakan Kolektif

tribratanews.polri.go.id/PESANJABAR
Kolaborasi mahasiswa, Polri, dan intelektual diperkuat untuk menghadapi ancaman karhutla dan narkoba di Riau.

Selain itu, ia menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba, termasuk tidak memberi toleransi terhadap keterlibatan aparat dalam jaringan tersebut.

Sementara itu, Rocky Gerung memandang isu karhutla sebagai bagian dari krisis ekologis global yang berdampak pada masa depan manusia. Ia menekankan pentingnya melihat persoalan lingkungan secara menyeluruh dalam konteks global.

Di sisi lain, Hurriah menyoroti karhutla sebagai persoalan hak asasi manusia karena berkaitan dengan hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang sehat. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memperkuat gerakan berbasis data dan advokasi kebijakan.

Rangkaian kegiatan ini turut diisi dengan diskusi teknis yang melibatkan berbagai instansi seperti kepolisian, BPBD, pemadam kebakaran, dan Manggala Agni. Peserta mendapatkan pemahaman terkait kondisi lapangan, tantangan penanganan, serta langkah mitigasi karhutla.

Selain itu, forum diskusi kelompok juga membahas isu narkoba dengan melibatkan pihak kepolisian, sehingga mahasiswa dapat memahami kompleksitas persoalan sosial dan keamanan secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa bahwa karhutla dan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, sekaligus memperkuat jaringan gerakan mahasiswa dalam menjaga lingkungan dan masa depan Riau. (**)

Laman: 1 2 3

Source: tribratanews.polri.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *