Jakarta, Pesanjabar.com — Harga bahan pangan pokok nasional terpantau relatif stabil dengan fluktuasi tipis pada sebagian besar komoditas. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, perubahan harga masih dalam rentang terkendali.
Masyarakat dapat memantau langsung perkembangan harga pangan melalui situs resmi SP2KP di
👉 Cek Harga Pangan Nasional SP2KP
SP2KP merupakan sistem yang digunakan pemerintah untuk mengumpulkan dan melaporkan data harga serta ketersediaan bahan pokok secara harian dari berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan data tersebut, harga beras medium turun tipis 0,03 persen menjadi Rp13.706 per kilogram, sementara beras premium naik tipis 0,01 persen ke Rp15.393 per kilogram. Gula pasir curah juga mengalami kenaikan ringan sebesar 0,05 persen.
Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng kemasan premium naik 0,15 persen dan minyak goreng curah naik 0,24 persen. Sementara itu, Minyakita justru turun tipis 0,05 persen.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi naik tipis 0,02 persen. Sebaliknya, daging ayam ras turun 0,09 persen dan telur ayam ras turun 0,28 persen.
Untuk komoditas hortikultura, cabai rawit merah mengalami penurunan paling signifikan sebesar 1,20 persen, menjadi komoditas dengan perubahan terbesar. Cabai merah besar justru naik 0,63 persen, sementara bawang merah naik 0,18 persen dan bawang putih turun tipis 0,05 persen.
Secara keseluruhan, data SP2KP menunjukkan bahwa kondisi harga pangan nasional masih terkendali. Sistem ini juga menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan inflasi pangan melalui pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah.






