Sosial  

Galuh Ethnic Carnival Meriahkan Hari Jadi Ciamis ke-384

ciamiskab.go.id/PESANJABAR
Galuh Ethnic Carnival 2026 menjadi magnet utama perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dengan menampilkan beragam seni budaya khas Tatar Galuh dan daerah sekitar.

Usai upacara, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyerahkan berbagai bantuan sosial secara simbolis. Bantuan tersebut berasal dari program Atensi Kementerian Sosial RI yang mencakup operasi katarak, khitanan massal, pemenuhan hidup layak, serta bantuan kewirausahaan bagi lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan.

Pada kesempatan yang sama, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah instansi, Pemuda Pelopor tingkat nasional dan provinsi, serta desa dan kecamatan berprestasi dalam pengelolaan pajak dan keuangan daerah.

Desa Kalijaya, Padaringan, dan Tigaherang menerima penghargaan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercepat berupa kendaraan roda dua. Sementara Kecamatan Jatinagara, Cimaragas, dan Pamarican memperoleh penghargaan pengelolaan keuangan terbaik tingkat kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Ciamis juga menegaskan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur melalui penandatanganan prasasti pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perpipaan di Desa Bojongmengger serta penggantian Jembatan Gedebong pada ruas jalan Cibarengkok–Tambaksari.

Kemeriahan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis semakin terasa dengan digelarnya Galuh Ethnic Carnival 2026 yang mengusung tema Guyub Ngawangun Galuh. Ribuan warga memadati jalur karnaval dari Kantor Disbudpora hingga Pendopo Bupati Ciamis untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni budaya khas daerah.

Parade budaya tersebut menampilkan beragam kesenian tradisional, di antaranya Gema Galuh Marching Band, Bebegig Sukamantri, Buta Kararas Panjalu, Wayang Landung, Barongan Purwadadi, Jurig Sarengseng Kota Banjar, Raja Bele Citeureup, Munding Ki Bowang Kawali, Mabokuy Rajadesa, Mengmleng Winduraja, hingga Tari Kreasi Angklung dari Kabupaten Kuningan.

Perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, mengapresiasi prestasi masyarakat, serta melestarikan budaya lokal sebagai identitas daerah menuju pembangunan yang lebih maju. (****)

Laman: 1 2

Source: ciamiskab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *